Langsung ke konten utama

Orang Baik



Takutlah dengan kebaikan
Orang-orang baik tak berbahaya
Mereka sarapan dengan baik
Olahraga dengan baik
Tidur dengan baik
Mandi dengan baik
Dan kadang, berbohong dengan baik
Maka dari itu, takutlah dengan kebaikan


Bencilah penindasan
Karena ia membikin akalmu hidup
Karena ia membikin nuranimu mati
Tapi, bencilah juga kemalasan
Karena ia bisa membunuh tubuhmu

Kau memang bisa takut dan membenci
Aku juga
Kau memang bisa membikin takut dan bencimu sendiri
Aku juga
Kau tahu radio? Music rock? Rokok? Kopi?
Aku tahu, aku ingin tahu, dan aku ingin kau tahu

Kau pernah mati?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnalisme Kritis dan Outline?*

Sebuah pengantar

Perlu diketahui kalau jurnalisme kritis itu bukanlah sebuah genre jurnalisme. Ia hanyalah perpaduan antara jurnalisme dengan teori kritis dari aliran filsafat mazhab kritis (Adorno, Horkheimer, Marcuse, Habermas). Mahzab ini sering dibandingkan atau dilawankan dengan yang namanya aliran positivis (Emile Durkheim, Max Weber, Auguste Comte). Kalau kita belajar filsafat mazhab kritis, kita akan tahu bahwa perbandingan antara positivis dan kritis ini mengacu pada penolakan para pemikir di mazhab kritis terhadap filsafat/ilmu positivis. Kenapa ditolak? Bagi pemikir mazhab kritis, ilmu positivis telah gagal membawa kesejahteraan kepada manusia.

Mengapa (Jurnalisme) Kritis?

Dulu, kakek saya pernah bertanya, “apa bedanya ilmu dengan harta?” Saya tak menjawab, bingung. Firasat saya mengatakan, kakek pasti punya jawaban yang tidak biasa. Dan benar dugaan saya, katanya “kalau harta, yang harus melindungi itu kamu. Tapi ilmu, ilmulah yang akan melindungimu”.

Buku dan Senja (2)

Sudah tiga ronde Luis kalah dalam permainan catur melawan Albert. Albert menantang Luis lagi, ia merasakan kemajuan dari strategi catur Luis, tapi Luis menolaknya. Ia sudah bosan, dan ia berjanji akan mengalahkan Albert di waktu lain. Kemudian mereka melanjutkan bincang-bincang terkait buku yang mereka baca.