Langsung ke konten utama

Jam Terbalik

Jarum jam telah kau tancapkan dalam kepalamu
Kau mulai merasakan sakitnya melalui alam pikiranmu
Matamu selalu dalam merah berdarah
Ingatanmu tak pernah berhenti untuk menciptakan benci

Seseorang yang merasa mengenalmu bersuara heran
Kau hanya tersenyum, karena tak ada yang benar-benar mengenalmu
Kau sudah bosan, melihat kebisingan yang bekilauan
Jika kau bertanya lagi kepada dirimu
Kau akan mengingat lagi jarum jam itu
Arahnya berputar terbalik dan kau menyukainya

Jam itu terus berputar
Alarm kesedihan sudah dijadwalkan
Kau ingin mengenal siapa ketakutan itu
Kau telah memandang jauh di balik cermin
Ketika jam berhenti berputar, kau akan tahu apa artinya berputar 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnalisme Kritis dan Outline?*

Sebuah pengantar

Perlu diketahui kalau jurnalisme kritis itu bukanlah sebuah genre jurnalisme. Ia hanyalah perpaduan antara jurnalisme dengan teori kritis dari aliran filsafat mazhab kritis (Adorno, Horkheimer, Marcuse, Habermas). Mahzab ini sering dibandingkan atau dilawankan dengan yang namanya aliran positivis (Emile Durkheim, Max Weber, Auguste Comte). Kalau kita belajar filsafat mazhab kritis, kita akan tahu bahwa perbandingan antara positivis dan kritis ini mengacu pada penolakan para pemikir di mazhab kritis terhadap filsafat/ilmu positivis. Kenapa ditolak? Bagi pemikir mazhab kritis, ilmu positivis telah gagal membawa kesejahteraan kepada manusia.

Mengapa (Jurnalisme) Kritis?

Dulu, kakek saya pernah bertanya, “apa bedanya ilmu dengan harta?” Saya tak menjawab, bingung. Firasat saya mengatakan, kakek pasti punya jawaban yang tidak biasa. Dan benar dugaan saya, katanya “kalau harta, yang harus melindungi itu kamu. Tapi ilmu, ilmulah yang akan melindungimu”.

Buku dan Senja (2)

Sudah tiga ronde Luis kalah dalam permainan catur melawan Albert. Albert menantang Luis lagi, ia merasakan kemajuan dari strategi catur Luis, tapi Luis menolaknya. Ia sudah bosan, dan ia berjanji akan mengalahkan Albert di waktu lain. Kemudian mereka melanjutkan bincang-bincang terkait buku yang mereka baca.