Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

Kepulangan yang Mencemaskan

Aku bersyukur diberi laptop, uang, makanan, tempat tidur, kasih sayang dengan gratis, tak perlu membayar dengan uang. Walaupun aku tak tahu harus bersyukur kepada siapa, aku ragu apakah aku ini pantas bersyukur, ketika tak semua orang memiliki apa yang aku miliki. Jika aku bersyukur, bukannya sama saja aku menyukuri yang namanya ketidakadilan? Ya, di satu sisi itu terlihat muluk-muluk atau idealis. Tapi mau tak mau, begitulah yang aku pikirkan. Silahkan tidak dipercaya.

Prinsip Verifikasi yang Diabaikan Times Indonesia

Ada yang tidak baik-baik saja ketika membaca berita di timesindonesia.co.id yang berjudul “Peringati May Day, Aliansi Rakyat Malang Protes Kebijakan Jokowi – JK”. Sekilas, berita yang terbit pada tanggal 1 mei 2018 itu menjelaskan kondisi rakyat Indonesia tertindas oleh kebijakan presiden Jokowi dan apa yang menjadi tuntutan Aliansi Rakyat Malang.

Sampah

Si miskin sedang membuang setumpuk sampah, lalu si kaya datang dan bertanya “hei, kamu masih rajin membuang sampah itu?” si miskin menjawab “iya, agar lingkungan tetap sehat dan bersih, kenapa?” si kaya bingung dengan kebodohan si miskin, lalu ia memberi saran yang cerdas “Sampah itu kan bisa diolah menjadi benda yang bernilai jual tinggi. Lebih baik kamu usaha sampah saja, kamu nanti pasti kaya kalau membuat usaha sampah.” Si miskin berkata “oh, iya juga sih.”